Sabtu, 10 April 2021

Berikut Sekilas Laporan Keuangan Tahunan Mayora

laporan keuangan mayora
Info Mustika - Berbicara mengenai laporan keuangan Mayora yang selalu diupdate secara rutin dan tepat waktu. Hal tersebut tentu saja akan berdampak kepada kepercayaan dari para pemegang saham dan publik kepada manajer Mayora. Sebelum ke pembahasan mengenai laporan keuangannya, mari kita bahas terlebih dahulu profil singkat dari PT. Mayora. 

Mungkin sebagian dari kamu sudah mengetahui beberapa merek dagang seperti Kopiko, Beng Beng, Energen, hingga Sari Gandum. Hampir dapat dipastikan, jika kamu tidak mengetahui nama Mayora, tentu saja kamu telah mengenali beberapa produk yang telah disebutkan di atas bukan? Karena memang merek-merek tersebut sudah seperti menjadi leader yang telah menguasai di berbagai segmen pasar Indonesia. 

Nah, seluruh merek tersebut merupakan merek dagang dari PT. Mayora Indah Tbk, yang memproduksi dan mempunyai 6 divisi dengan produk yang bermacam-macam, namun tetap terintegrasi. Beberapa produk minuman dan makanan yang mereka produksi juga sudah diklaim jika keselamatan dan kesehatan konsumen menjadi prioritas utamanya. 

Hal hal yang menarik yaitu Mayora juga menerapkan praktek lingkungan hidup dengan cara mengurangi buangan limbah padat hasil produksi yang sudah tidak bisa dipakai lagi dengan membangun unit instalasi pembangkit uap dan termasuk juga limbah yang berbentuk cairan bisa dipakai sebagai pupuk organik untuk para petani. 

Hal tersebut dilakukan oleh Mayora untuk memastikan jika keseluruhan dari proses produksinya dilakukan dengan efisien, efektif, dan ramah untuk lingkungan. Sesuai dengan visi yang dibuatnya yaitu memberikan kontribusi positif untuk lingkungan di mana Mayora berada.  

PT. Mayora Indah Tbk sendiri didirikan pada tanggal 17 Februari 1977 dan pabrik pertamanya terletak di Tangerang. Lalu, pabriknya mulai beroperasi secara komersial pada bulan Mei 1978, kemudian menjadi sebuah perusahaan publik pada 1990. Pendiri dari Mayora adalah Jogi Hendra Atmadja, Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia. 

Pada tanggal 25 Mei 1990 PT. Mayora Indah Tbk, akhirnya mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham berkode (IPO) secara umum dan berjumlah 3 juta yang dimana saat itu per sahamnya bernilai Rp 1.000 rupiah dan harga penawaran Rp 9.300 rupiah untuk setiap sahamnya. Dan saham-saham tersebut resmi tercatat di BEI pada tanggal 4 Juli 1990. 

Laporan keuangan Mayora yang terbaru saat ini terlihat naik dengan sangat signifikan walaupun dalam keadaan pandemi. Mayora termasuk ke dalam emiten FMCG (Fast Moving Consumer Goods) dan tercatat mencetak laba tahun berjalan yang dapat disalurkan ke entitas induk sebesar 1,98 triliun rupiah dan tercatat naik 15,78% dibandingkan dengan posisi Mayora pada periode sebelumnya. 

Kemudian di akhir tahun 2019, tercatat sepanjang tahun penjualan bersihnya sebesar 25,03 triliun atau meningkat sebesar 4,03% dari akhir tahun 2018 sebesar 24,06 triliun. Lalu, catatan liabilitasnya untuk akhir Desember 2019 ada di angka 9,14 triliun atau bisa dibilang terjadi peningkatan sebanyak 0,99%.

Beberapa tahun belakangan ini juga manajemen dari Mayora sudah memperluas pasarnya hingga ke pasar Singapura melalui beberapa produknya yaitu Le Minerale yang merupakan air mineral dalam kemasan. Dan ekspor tersebut dinyatakan jika itu menjadi sebuah kebanggaan untuk perseroan karena memang Singapura dikenal sangat ketat untuk seleksi produk minuman dan makanan yang masuk.

Nah, itulah sekilas laporan keuangan Mayora yang terbaru, kamu bisa dapatkan versi lengkapnya dengan mengunjungi langsung website nya di https://www.mayoraindah.co.id/Laporan-Tahunan-21.

0 komentar:

Posting Komentar