Senin, 17 Agustus 2020

Jenis-jenis Pasir Pasang

Info Mustika - Pasir pasang merupakan jenis pasir yang memiliki tekstur mirip dengan elod yang lebih halus dibandingkan dengan pasir beton. Pasir ini memiliki ciri-ciri tidak mudah kembali ke bentuk semula dan juga tidak menggumpal menjadikan jenis pasir ini sering dijadikan sebagai campuran dengan pasir beton karena cocok digunakan sebagai plesteran dinding dan juga teksturnya yang tidak terlalu kasar.  

Jenis Pasir Pasang 

Pasir pasang dikenal memiliki permukaan yang halus sehingga dijadikan sebagai pemasangan bata dan keramik yang akan membantu proses pengerjaan bangunan lebih baik. Pasir pasang terdiri dari pasir celup, pasir cilegon, pasir rangkas, dan pasir hitam. Pasir pasang memiliki kandungan pasir halus sebanyak 0,063 hingga 0,425 nm lebih 1,5%.  

 

1. Pasir Cilegon 

Seperti namanya, pasir ini berasal dari Ciregon, Banten. Pasir ini memiliki warna yang beragam yaitu putih kecoklatan, putih kemerahan, dan juga putih keabu-abuan. Perbedaan warna ini karena tempat penambangan yang juga berbeda. 

Pasir cilegon memiliki kandungan kadar lumpur yang tinggi sekitar 10% hingga 25% dan juga kadar batan 15%. Pasir cilegon terdiri dari pasir cilegon pasang, pasir cilegon ayak hitam, dan pasir cilegon suci. Pasir jenis ini lebih cocok digunakan untuk pengecoran karena dapat menekan batu besar.  

Pasir cilegon dapat diperoleh dengan ahrga yang murah sehingga banyak yang mencari pasir jenis ini. teksturnya juga kuat dan keras setelah kering namun teksturnya tetap halus, putih, dan juga ringan sehingga cocok digunakan untuk kontruksi pembangunan lantai dasar gedung atau untuk plesteran dinding yang halus. 

Pasir ini juga memiliki kekurangan yaitu perlu dicuci terlebih dahulu agar bersih dari kadar lumpur. Maka dari itu sebaiknya pilih pasir cilegon yang memiliki sedikit kadar lumpur dan juga tidak mengandung tanah liat serta minim kandungan garam. Kandungan tanah liat dapat mengurangi daya rekat. Pilih juga yang tidak mengandung bahan kimia. 

2. Pasir Celup 

Pasir celup merupakan pasir yang telah diproses terlebih dahulu dengan cara menyelupkan pasir ke dalam popma khusus dengan tujuan untuk membersihkan kadar lumpur yang terkandung di dalam pasir celup. Metode ini digunakan karena lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan metode pembersihan excabator. Hanya saja pasir ini juga memiliki kelemahan yaitu tidak terlalu bersih dibandingkan metode cuci. 

3. Pasir Hitam Cor 

Pasir hitam cor merupakan jenis pasir yang digunakan untuk pengecoran umumnya pada bagian pesisir laut dan sungai. Pasir ini memiliki warna hitam pekat dan tekstur butiran yang lebih kasar hanya saja kandungan kadar lumpurnya lebih sedikit. Pasir hitam cor sering ditemukan pada aliran sungai dan kawah gunung.  

Pasir hitam membutuhkan pengayakan dengan batu split serta semen karena memiliki struktur butiran yang kasar dan tajam serta untuk memperoleh pH yang pas. Pasir hitam tidak memiliki kandungan garam dan kandungan lumpur sedikit yang membuat hasil cor lebih awet, berkualitas, dan tidak mudah keropos. Hasil cor akan menjadi lebih baik. Harga pasir hitam jauh lebih murah dengan kualitas terbaik. 

4. Pasir Putih Rangkas 

Pasir putih rangkas merupakan jenis pasir pasang yang memiliki warna dominan putih terang yang bersih dan halus. Kandungan lumpurnya juga rendah yaitu 9% membuat pasir ini cocok untuk pemasangan keramik, pondasi, granit, batako, dan plesteran dinding. Pasir ini tidak terlalu membutuhkan banyak penyiraman sehingga proses kontruksi lebih hemat waktu dan tenaga.

0 komentar:

Posting Komentar