Senin, 12 Maret 2018

Cara Memaksimalkan Profit dari Menekuni Bisnis Jual Beli Tanah

Info Mustika - Bisnis jual beli tanah sebenarnya tidak sesederhana yang semua orang bayangkan. Apalagi jika Anda di daerah pedesaan yang hampir semuanya memiliki lahan lebih untuk dijadikan pekarangan (halaman) dan kebun. Bahkan, biasanya mereka memiliki tanah lain yang lebih luas untuk kemudian dijadikan sawah sebagai sumber pencaharian utama.

Oleh karena itu, saat terjun ke dunia bisnis properti tanah, Anda perlu mengantisipasi hal ini. Lantas, bagaimana jika lokasinya tidak jauh dari kota atau pusat ekonomi tapi masih banyak yang menawar murah? Apalagi jika banyak saingan yang menawarkan harga kompetitif. Nah, untuk memaksimalkan profit penjualan tanah ini, sebaiknya terapkan beberapa cara berikut.


Beli Langsung ke Owner


Cara pertama adalah dengan membeli langsung ke owner atau pemiliknya langsung sebagai tangan pertama. Dengan demikian, Anda bisa memperoleh harga terendah atau setidaknya, tidak ada biaya tambahan yang harus Anda keluarkan untuk calo atau penyalur (tangan kedua). Jadi, profit yang akan Anda peroleh pun jauh lebih besar.

Selain itu, Anda juga bisa bernegosiasi dan berdiskusi dengan pemilik tanah ini. Baik mengenai harga maupun mencari informasi tentang ada tidaknya orang atau tetangga yang ingin menjual tanahnya juga. Agaknya cara ini merupakan refleksi dari pepatah ‘sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui’ atau ‘sambil menyelam minum air’. 

Beri Pondasi


Cara kedua adalah dengan membuat pondasi di tanah yang akan Anda jual. Adanya pondasi ini dijamin akan membuat tanah Anda lebih banyak dilirik oleh calon pembeli. Kalau diibaratkan Anda menjual rumah, maka konsumen pasti memilih yang lebih terawat dong? Begitu pula dengan tanah. 

Bisa dikatakan tanah yang terawat, ada pondasi, tanpa semak belukar sama menariknya dengan rumah dijual yang terawat, bersih dan tidak dalam kondisi tua renta. Tapi, pastikan kalau klien atau calon pembeli yang Anda targetkan memang mencari tanah untuk segera dibuat bangunan di atasnya.

Nah, Anda bisa menaikkan harga tanah karena keunggulan yang satu ini. Pembeli tidak perlu repot-repot membuat pondasi lagi yang biasanya butuh batu-batu berukuran besar. Mereka bisa memangkas biaya operasional untuk membeli dan mengangkut batu pondasi, Anda pun bisa mendapat untung lebih besar dari jual beli tanah ini.

Tambahkan Bonus


Seperti pada penjelasan poin sebelumnya, yaitu memberi pondasi, hal ini bukan berarti membuat Anda rugi akibat mengeluarkan modal lebih banyak. Anda pernah lihat iklan atau promo beli rumah secara cash lalu gratis mobil? Sangat menarik bukan?

Padahal harga bersih rumah tersebut bisa jadi sudah dikalkulasikan dengan harga mobil. Kalaupun tidak, modal mobil bisa berasal dari perputaran uang hasil penjualan secara kredit yang memang harganya lebih mahal daripada cash.

Nah, Anda bisa mencobanya dengan menawarkan tanah dengan gratis motor, dispenser, penanak nasi, kipas angina, atau peralatan elektronik lainnya. Cara ini dijamin bisa membuat banyak konsumen tertarik sehingga profit Anda pun bisa semakin besar dan meningkat.


Jual Petak (Kavling) atau Jual Full


Cara ini sangat ampuh untuk meningkatkan keuntungan yang diperoleh dari nilai jualnya. Khususnya jika tanah yang Anda miliki atau masih milik orang lain dan ingin dijual tersebut luasnya berhektar-hektar.

Calon pembeli yang hanya butuh beberapa petak tanah untuk dibangun rumah tentu akan langsung menolak dan memutuskan untuk mundur. Apalagi jika bujetnya memang hanya mencukupi untuk beli tanah petak. Jika kondisinya seperti ini, tidak ada jalan lain selain membagi tanah ini dalam bentuk petak dan menjualnya sesuai yang dibutuhkan pembeli.

Lantas, bagaimana jika lokasinya tergolong strategis atau berada di daerah yang sedang mengalami perkembangan infrastruktur. Anda jangan buru-buru membaut petak, karena ada kemungkinan investor tertarik untuk mengadakan transaksi jual beli tanah dengan Anda.

Mereka bisanya ingin membangun supermarket atau bangunan komersial lainnya yang membutuhkan lahan luas. Jika lokasinya benar-benar mereka suka, harga tinggi tidak segan-segan mereka tawarkan pada Anda. Jadi, sebelum membuat kavling, sebaiknya Anda usahakan dulu mencari investor ini.

Dibangun dan Dibiarkan Kosong


Cara terakhir ini merupakan follow up dari cara kedua. Anda tidak hanya membuat pondasi, tapi bangunannya juga. Khusunya jika luas tanah yang akan Anda jual berukuran medium yang bisa dibangun penginapan (guest house), kontrakan, indekos, atau warung. Sedangkan sebagian tanah lainnya bisa Anda jadikan kebun untuk ditanami sayur atau apotik hidup.

Dengan cara ini, Anda mendapat passive income dan tidak perlu sering ke pasar unuk memenuhi kebutuhan dapur. Semuanya bisa Anda peroleh dari tanah kosong yang semula ingin Anda jual tapi belum ada pembeli yang berminat.

Cara jual beli tanah ini jauh lebih menguntungkan bukan? Asalkan Anda tekun dan mampu ‘membaca’ keadaan pasar, maka profit yang diperoleh dari menjual tanah ini bisa jauh lebih maksimal. Selamat mencoba!

0 komentar:

Posting Komentar